6 Bahan Kitchen Set yang Bagus dan Tahan Lama

Bahan kitchen set yang berkualitas tentu tidak hanya membuat suasana memasak menjadi aman dan asik, tetapi juga memberikan kesan estetik sekaligus nyaman. Namun, sebelum membeli kitchen set, sebaiknya Anda memerhatikan jenis materialnya terlebih dahulu.
Rekomendasi 6 Jenis Bahan yang Umum untuk Kitchen Set
Menemukan kitchen set yang murah memang membahagiakan, tetapi perlu Anda pikirkan matang-matang pula jika harga murah akan berbanding lurus dengan kualitas. Perlu diketahui bahwa tiap material kitchen set memiliki karakteristik yang berbeda-beda, entah dari segi kekuatan, keawetan, model, hingga harga. Berikut rekomendasi 6 jenis bahan umum untuk kitchen set yang perlu Anda ketahui.
1. Kayu Solid

Sumber: magnific.com
Jika ingin kitchen set dengan tampilan alami, Anda dapat memilih kitchen set dengan bahan kayu solid. Kayu solid mampu memberikan efek alami, khususnya yang menggunakan bahan kayu pinus, kayu jati, atau kayu rosewood.
Keunggulan menggunakan kitchen set dengan bahan ini ialah alami, mudah untuk dibersihkan, dan tahan lama. Bahan ini juga termasuk bahan yang ramah lingkungan, walaupun harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan material kitchen set lainnya.
Sayangnya, kekurangan dari bahan ini ialah perawatannya cukup susah. Kayu solid sebaiknya tidak boleh sering terkena minyak atau air yang bisa merusak permukaan. Hindari juga penggunaan bahan kimia dengan kandungan asam karena pola tekstur dan warna kayu solid dapat rusak jika terkena bahan tersebut.
2. Plywood atau Multiplek

Sumber: magnific.com
Plywood atau multiplek merupakan bahan kitchen set yang berasal dari kulit kayu berlapis yang di-press dengan tekanan tinggi. Kelebihan dari bahan yang satu ini ialah memiliki tekstur lapisan kayu yang rapat, sehingga sangat kokoh dan tahan air.
Selain itu, karena terdiri dari kombinasi serat-serat kayu dan kulit kayu, permukaan luar multiplek lebih kuat dibanding dengan permukaan tengahnya. Hal ini bertujuan agar multiplek tidak mudah ditekuk atau bengkok dan tahan terhadap pemuaian. Dengan pemakaian yang baik, bahan ini dapat bertahan hingga 10 tahun.
Sayangnya, kekurangan dari multiplek ada pada harganya yang cukup mahal, sehingga beberapa furniture rumah yang menggunakan material ini akan lebih mahal dibanding dengan furniture dengan material lainnya.
3. Blockboard

Sumber: magnific.com
Blockboard merupakan salah satu bahan yang biasa dipakai untuk membuat kitchen set yang dibuat dari papan kayu lunak dengan campuran veneer. Keunggulan bahan ini antara lain lebih ringan daripada triplek, sehingga cocok digunakan untuk kabinet gantung. Selain itu, bahan ini tidak mudah melengkung, lebih mudah dikerjakan daripada multiplek, namun tetap memiliki kekuatan yang baik.
Kekurangannya, bahan ini tidak sekuat multiplek, terutama jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. Blockboard juga kurang tahan air, sehingga perlu dilapisi dengan pelapis tambahan. Selain itu, blockboard berkualitas rendah dapat memiliki struktur bagian dalam yang kosong atau kurang padat.
4. Stainless Steel

Sumber: magnific.com
Bahan stainless steel banyak dipakai di dapur restoran karena lebih kuat, mudah untuk dibersihkan, dan memiliki tampilan menarik. Namun, tidak hanya bisa dipakai di restoran saja, bahan stainless steel juga bisa dipakai di rumah dengan konsep modern dan memiliki dapur dengan aktivitas tinggi seperti restoran.
Kelebihan bahan stainless steel ini di antaranya tahan panas dan anti lembap, tahan noda, dan anti karat. Sedangkan kekurangannya di antaranya memiliki warna yang tidak beragam, permukaannya mudah penyok, mudah tergores, menghasilkan suara yang berisik saat tidak sengaja menghantam sesuatu, dan harganya cukup mahal, sehingga kurang cocok untuk Anda yang memiliki anggaran terbatas.
5. Poly Vinyl Chloride (PVC)

Sumber: magnific.com
PVC board merupakan material yang tersusun dari lembaran plastik yang mudah dirawat dan anti korosi. Keuntungan penggunaan bahan ini sebagai kitchen set di antaranya tahan dari rayap, anti korosi karena berbahan dasar plastik, anti air, dan anti minyak, sehingga lebih ekonomis saat digunakan.
Sayangnya bahan ini juga memiliki kekurangan, seperti warnanya akan memudar jika dipakai dalam waktu yang lama, kurang ramah lingkungan, dan memiliki daya tahan terbatas pada suhu tinggi.
6. High Pressure Laminate (HPL)

Sumber: magnific.com
HPL merupakan rekomendasi bahan kitchen set yang terakhir. Bahan HPL ini terbuat dari beberapa lapisan kertas kraft, kertas dekoratif, dan ditutup dengan kertas overlay transparan lalu dipadatkan di bawah tekanan yang sangatlah tinggi. Oleh karena itu, HPL merupakan salah satu bahan dengan karakteristik keras.
Kelebihan dari bahan ini antara lain praktis saat dirangkai, tersedia dalam berbagai corak dan warna, serta memiliki permukaan yang mudah dibersihkan. HPL juga cukup tahan terhadap goresan ringan dan lembap, sehingga sering dipilih untuk pelapis kabinet dapur maupun furnitur lainnya.
Namun, dari segi keindahan, corak, dan warna, HPL masih tergolong kurang premium dibandingkan pelapis lain seperti veneer. Coraknya cenderung terlihat lebih datar dan kurang natural, terutama jika dibandingkan dengan tekstur kayu asli.
Cara Memilih Bahan Kitchen Set yang Tepat
Pemilihan kitchen set tidak hanya ditentukan oleh estetika atau keindahannya saja, tetapi juga harus memerhatikan kebutuhan dan fungsi dapur itu sendiri. Anda harus memahami apa saja yang dibutuhkan.
Berikut cara memilih bahan kitchen set yang tepat.
1. Pilih Bahan yang Sesuai Kebutuhan
Setelah membaca bahan-bahan yang sudah disebutkan di atas, tiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Contohnya, multiplek dikenal kuat dan tahan lama, tetapi permukaannya cenderung kurang halus sehingga memerlukan pelapis tambahan. Sementara itu, PVC tahan rayap dan anti korosi, namun kurang ramah terhadap lingkungan karena sulit terurai secara alami.
2. Cek Budget untuk Material
Pemilihan bahan untuk kitchen set tentu perlu Anda sesuaikan dengan budget yang dimiliki. Jangan ragu untuk bertanya kepada yang lebih ahli agar Anda tidak menyesal mengeluarkan budget berapa pun dan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi dapur.
3. Cari Review dan Testimoni Pengguna Bahan
Selain berkonsultasi dengan ahli, Anda juga dapat mencari ulasan atau testimoni dari pengguna yang pernah menggunakan bahan kitchen set tersebut. Informasi ini dapat membantu Anda menilai performa, daya tahan, serta kelebihan dan kekurangan bahan berdasarkan pengalaman nyata dalam pemakaian sehari-hari.
4. Pilih Bahan Sesuai Desain Dapur
Anda juga dapat memilih bahan kitchen set yang sesuai dengan desain dapur. Misalnya, jika Anda memiliki desain dapur minimalis, Anda dapat memilih kitchen set dengan bahan PVC atau multiplek. Cara Anda menata dapur juga dapat menjadi acuan dalam pemilihan tersebut. Kitchen set yang modelnya simpel akan memberikan kesan rapi apalagi jika dipadukan dengan desain ventilasi dapur tanpa jendela.
Sebelum Pilih Kitchen Set, Cari Dulu Rumah Nyaman Siap Huni
Bagi Anda yang masih bingung menentukan bahan kitchen set atau ingin mendapatkan rumah yang tinggal terima jadi, rumah siap huni di Serpong dapat menjadi pilihan praktis.
Serpong Natura City hadir sebagai pilihan hunian di kawasan Serpong yang mengutamakan kenyamanan penghuninya. Kawasan ini dirancang untuk mendukung aktivitas harian dengan lingkungan hunian yang tertata serta akses yang memudahkan mobilitas penghuni menuju berbagai kebutuhan sehari-hari.
Jika Anda punya preferensi tipe rumah spesifik, coba hubungi kontak Serpong Natura City untuk mendapatkan saran opsi cluster yang paling mendekati selera hunian impian Anda.


