Berapa Estimasi Biaya Renovasi Rumah untuk Perluasan Bangunan?

Apakah rumah Anda memiliki halaman rumah yang tidak terpakai? Daripada membiarkannya kosong dan tak terawat, Anda bisa merenovasinya menjadi area yang lebih berguna, seperti menambah kamar tidur atau memperluas dapur.
Namun, sebelum memulai renovasi rumah, Anda tentu harus memperkirakan biaya yang dibutuhkan. Ini tentu sangat penting agar meminimalisir risiko pengerjaan berhenti di tengah jalan akibat kekurangan biaya.
Lantas, berapa estimasi biaya renovasi rumah untuk memperluas area hunian? Simak penjelasannya di sini!
Apa Saja yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Renovasi Rumah?
Berikut adalah tiga hal yang harus Anda pertimbangkan terlebih dahulu sebelum mulai renovasi rumah.
1. Kebutuhan Renovasi
Tentukan jenis ruang tambahan yang ingin Anda bangun, seperti kamar tidur tambahan, memperluas dapur, atau menambah ruang kerja yang nyaman. Sebab, masing-masing ruangan tersebut memiliki layout yang berbeda sehingga berpengaruh terhadap total biaya renovasi rumah yang diperlukan.
2. Evaluasi Struktur Bangunan
Pastikan struktur bangunan yang sudah ada cukup kuat untuk menopang tambahan ruang di area belakang rumah. Tujuannya adalah untuk menghindari potensi kerusakan, seperti pondasi roboh akibat beban terlalu besar.
3. Perizinan dan Peraturan
Sebelum mulai renovasi, pastikan untuk memeriksa peraturan setempat mengenai izin pembangunan. Terutama, jika Anda akan mengubah bagian penting dari rumah dan melibatkan struktur bangunan, supaya tidak muncul sengketa di masa depan.
Estimasi Biaya Renovasi Rumah

Jika tidak ada masalah setelah mempertimbangkan beberapa faktor di atas, Anda bisa memulai proses perluasan bangunan. Di bawah ini adalah rincian perkiraan biaya renovasi rumah yang terbagi dalam masing-masing kategori.
1. Biaya Desain dan Perencanaan
Biaya ini mencakup jasa arsitek atau desainer interior untuk membuat gambar kerja, denah, dan konsep renovasi. Biasanya, jasa desain berkisar antara Rp150.000 sampai dengan Rp1.000.000 per meter persegi.
2. Biaya Material Bangunan
- Semen, Pasir, Bata: Sekitar Rp50.000 sampai Rp90.000 per sak semen. Per kubik pasir sekitar Rp500.000 dan bata mulai dari Rp650 per keping.
- Rangka Atap & Genteng: Harga rangka atap baja ringan pada kisaran Rp70.000-Rp250.000 per meter. Genteng seharga Rp1.500-Rp160.000 per buah, tergantung jenis genteng yang digunakan.
- Keramik dan Cat: Harga keramik lantai mulai dari Rp100.000 per dus, tergantung ukuran dan jenis keramik yang dipilih. Sementara itu, harga cat dinding per 5 kg umumnya berkisar Rp200.000-Rp1.000.000.
- Jendela dan Pintu: Mulai dari Rp1.000.000.
3. Upah Tenaga Kerja
Upah tenaga kerja per orang untuk renovasi rumah terbagi menjadi sistem harian atau borongan. Harian biasanya mulai dari Rp100.000-Rp300.000. Sebaliknya, borongan lebih murah, yaitu sekitar Rp80.000-Rp250.000 per hari.
Upah pekerja dalam estimasi biaya renovasi rumah bisa bertambah untuk kebutuhan instalasi dasar (listrik dan pipa) dari profesional. Biasanya, membutuhkan dana Rp1.000.000,00-Rp10.000.000,00 untuk jasa instalasi dan aktivasi keseluruhan.
4. Biaya Tak Terduga
Selalu alokasikan sekitar 10-20% dari total anggaran untuk biaya tak terduga. Hal ini penting, karena selama renovasi sering kali ditemukan masalah tak terduga yang memerlukan biaya tambahan, seperti perbaikan pondasi atau pemindahan saluran pipa.
Faktor yang Memengaruhi Biaya Renovasi Rumah
Besaran total estimasi biaya renovasi rumah di atas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu.
- Ukuran area: Semakin luas area renovasi, semakin besar biayanya.
- Jenis material: Pilihan material, mulai dari bahan bangunan dasar hingga finishing seperti keramik dan cat, tentu memengaruhi besar anggaran. Semakin bagus kualitas materialnya, semakin mahal.
- Kompleksitas desain: Semakin rumit desain renovasi yang Anda inginkan, anggarannya semakin tinggi.
- Lokasi dan harga tenaga kerja: Harga tenaga kerja sangat bergantung pada lokasi proyek. Di kota besar, harga tenaga kerja cenderung lebih tinggi daripada daerah pinggiran.
Estimasi Anggaran Renovasi Rumah Itu Penting
Estimasi biaya renovasi rumah merupakan salah satu pertimbangan utama ketika Anda merencanakan perluasan bangunan atau perubahan fungsi dari taman belakang yang sudah ada. Biaya tersebut mencakup desain perencanaan, material, upah, dan biaya-biaya tambahan yang tidak terduga.
Biaya bisa semakin tinggi bergantung pada kompleksitas desain, luas area pengerjaan, dan lokasi pengerjaan. Perhitungan biaya yang matang dapat membantu mengukur kemampuan Anda dalam penyediaan dana, untuk mencegah pengerjaan terhenti di tengah jalan.
Sebelum mewujudkan rencana perluasan bangunan dengan mengubah fungsional taman belakang, tentu Anda harus mempersiapkan hunian yang mendukung terlebih dulu. Kawasan hunian mandiri Serpong Natura City yang berdiri di atas lahan 210 ha bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.
Serpong Natura City menghadirkan hunian hijau yang dikelilingi oleh area taman yang sangat luas. Bahkan, di cluster terbarunya, yaitu Orchard Park, memiliki taman belakang yang cukup besar di setiap unitnya. Anda bisa menjadikannya area bersantai atau memanfaatkannya untuk kebutuhan perluasan hunian sesuai rencana renovasi yang telah disusun sebelumnya.
Nah, bagi Anda yang ingin mendapatkan rumah impian di Orchard Park, saat ini ada banyak penawaran menarik. Harga hunian di cluster ini sangat terjangkau, dengan cicilan KPR mulai dari 3 juta per bulan. Tentu ini bisa menjadi pilihan yang sempurna untuk Milenial dengan gaji UMR!
Apalagi, lokasi huniannya yang berada di dekat BSD sangat strategis. Anda pun bisa menjangkau jalan tol, stasiun KRL, sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan dengan mudah. Fantastis, bukan?
Ditambah dengan launch promo yang menarik, seperti booking fee Rp10 juta, FREE DP 10%, dan FREE biaya akad 3,5%. Jadi, jangan lewatkan kesempatan emas ini dan segera hubungi tim pemasaran kami untuk melakukan pemesanan unit Orchard Park dan dapatkan promo lainnya!


